Property:Response text id

From BASAntb Wiki
Showing 20 pages using this property.
"
Seperti yang kita ketahui bersama Kekerasan seksual merupakan masalah serius yang masih sering terjadi di lingkungan sekitar kita. Tindakan preventif perlu dilakukan secara sistematis untuk melindungi setiap anggota masyarakat dari ancaman kekerasan seksual yang lumrah terjadi saat ini. Pencegahan kekerasan seksual dapat dilakukan melalui edukasi intensif dan pembentukan sistem pelaporan yang efektif di tingkat Program edukasi harus mencakup pemahaman tentang batasan pribadi, cara mengenali tanda-tanda bahaya, dan pentingnya melaporkan setiap bentuk pelecehan. Sistem pelaporan yang aman dan terpercaya perlu dibentuk dengan melibatkan tokoh masyarakat, pihak keamanan, dan konselor profesional. Selain itu, pemberdayaan ekonomi dan pendidikan bagi kelompok rentan juga penting untuk mengurangi risiko kekerasan seksual. Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan tersebut secara konsisten, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan melindungi setiap individu dari ancaman kekerasan seksual.  +
Perlu kita ketahui bahwa Kekerasan seksual masih marak mengguncang lingkungan sekitar kita. Faktanya, siapa pun bisa menjadi sasaran empuk kekerasan seksual, bahkan dimana pun dan kapan pun. Korban kekerasan seksual tidak hanya mendapatkan trauma fisik, tetapi menyebabkan korban merasa malu, bersalah hingga merasa bahwa dirinya tidak berharga. Maka, perlu hal nya untuk kita mencegah agar tidak meningkat nya kekerasan seksual di lingkungan kita, dengan berberapa cara cara yang terkecil dimulai dari diri kita sendiri seperti, pahami apa yang boleh dan tidak boleh di pegang, menerapkan etika berpakaian, menghormati dan menghargai batasan batasan orang lain dan menjaga pergaulan. Selain itu, peran orang tua juga sangat penting dalam pencegahan kekerasan seksual, hal yang bisa dilakukan oleh orang tua adalah melakukan pengawasan terhadap anak, dan memberikan edukasi terhadap anak dimulai dari usia dini tentang bahaya kekerasan seksual, apa saja yang boleh dan tidak boleh di pegang, di sentuh, dan di lihat oleh orang lain. Adapun, cara pencegahan kekerasan bisa dilakukan dengan memberikan edukasi kepada teman sebaya, memberikan sosialisasi tentang apa itu kekerasan seksual dan bagaimana cara kita mengatasi hal tersebut atau mencegah hal tersebut. Dengan demikian kita bisa mencegah, bahkan jika di terapkan bisa mengurangi kasus kekerasan seksual di lingkungan kita. Mari kita ciptakan lingkungan yang aman, nyaman, bebas dari kekerasan seksual. Say No And Say Goodbye to Sexual Violence.  +
Kekerasan seksual adalah masalah serius yang perlu diatasi bersama. Menurut penelitian Breckno (2023) dalam Journal of Youth Empowerment, edukasi dari teman sebaya 70% lebih efektif karena lebih mudah diterima dan dipahami. Berangkat dari temuan ini, saya mengusulkan Gerakan AMAN (Aksi, Monitoring, Advokasi, Ngobrol), sebuah inisiatif edukasi kreatif berbasis komunitas. Gerakan ini memanfaatkan platform media sosial seperti TikTok untuk membuat konten edukatif tentang pencegahan kekerasan seksual. Misalnya, dengan membuat challenge atau filter AR yang mensimulasikan situasi korban, kita bisa meningkatkan empati dan kesadaran teman-teman sebaya. Selain itu, Gerakan AMAN juga menyediakan kanal laporan anonim untuk memetakan lokasi rawan di sekolah, seperti toilet sepi atau parkiran gelap. Kekerasan seksual bukanlah masalah yang bisa kita abaikan. Dengan Gerakan AMAN, kita bisa jadi agen perubahan. Mulai sekarang, jangan diam saat melihat ketidakadilan. Laporkan kejadian mencurigakan, edukasi teman-teman sebaya, dan jaga solidaritas. Aksi kecil kita hari ini, bisa jadi penyelamat bagi banyak orang esok. https://pin.it/168M9uqKw  +
"Terus percaya pada korban, sampai terbukti sebaliknya", adalah kalimat penuh pro & kontra saat menghadapi kekerasan seksual. Dengan demikian, dapat terbukti bahwa kekerasan seksual adalah salah satu masalah serius di Indonesia. Dalam mengupayakan titik terang pemecahan masalah kekerasan seksual, penting untuk terus berada di sisi korban memberi ruang pada korban, sehingga korban merasa dihargai, didengar, dan dipercaya. Selain itu, percaya pada korban juga membantu proses penyelesaian kasus kekerasan seksual yang dialami korban. Sehingga, penyelesaian masalah kekerasan seksual tidak lagi hanya memihak pihak tertentu, tetapi juga memberi adil bagi setiap pribadi.  +
Kekerasan seksual bisa terjadi akibat ketidaktahuan dan ketakutan seseorang. Ketidaktahuan akan hal-hal yang dianggap wajar dan ketakukan untuk menolak serta membela diri.Maka dari itu memaksimalkan peran kesadaran orang tua akan edukasi seksual terhadap anak sejak dini sangat penting. Edukasi seksual bahkan bisa dimulai sejak bayi seperti meminta izin saat membuka baju anak, jangan mengganti popok ditempat umum, jangan membuat istilah-istilah untuk organ intim supaya anak tidak salah paham, serta memberitahu anak area-area dibadan yang tidak boleh disentuh. Bekali anak dengan keberanin untuk mengungkakan hal-hal tentang sex, bangun komunikasi yang baik, serta tumbuhkan rasa percaya diri. Selain itu sharing konten-konten yang berbau edukasi seksual agar banyak orang mengtahui informasi yang benar dan perempuan khususnya menjadi lebih berdaya dan mampu melindungi diri. Memecahkan mitos bahwa sex adalah hal yang tabu, malu untuk dibincangkan dan tidak patut untuk dikatakan adalah langkah awal untuk mencegah kekerasan seksual.  +
(
Di Mataram, spektrum Kekerasan Seksual seringkali tetap tidak terlihat, tersembunyi di balik norma budaya dan keengganan orang untuk berbicara. Untuk mencegah masalah ini, kita harus meningkatkan kesadaran akan dampaknya yang umum, meluas di luar korban langsung. Laporan berita dan warga lokal mengungkapkan jumlah kasus yang tidak dilaporkan yang mengkhawatirkan. Keheningan ini melanggengkan siklus bahaya, mempengaruhi tidak hanya individu tetapi seluruh tatanan sosial, mengganggu kepercayaan dan keamanan. Dengan mendorong dialog terbuka dan mendukung LSM (lembaga swadaya masyarakat) lokal yang memberikan dukungan korban, kita dapat memutus siklus ini. Memungkinkan individu untuk mengenali dan melaporkan pelecehan, disertai dengan sistem dukungan yang kuat, sangat penting. Hanya dengan membawa yang tidak terlihat ke cahaya, kita dapat secara kolektif menciptakan Mataram yang lebih aman.  +
-
- +
Banyak terjadi kekerasan seksual dalam lingkungan sekitar, terutama pada lingkungan masyarakat pedalaman (kampung), terutama banyak terjadi pelaku dan korban pemerkosaan di nikahkan karna alasan malu / aib keluarga, sebenarnya itu salah dan harus di tegakkan dengan hukum karna pelaku kekerasan seksual harus di jerat dengan hukum karna jika di satukan karna alasan aib /malu maka hukum dinegara tidak berlaku, sehingga peran kepala kampung dan RT sangat dibutuhkan untuk menindak kejadian" yang seperti ini dan dilanjutkan ke pihak yang lebih berwenang, dan untuk korban kekerasan bisa di titipkan sementara di komisi perlindungan anak untuk diberikan konseling ataupun trauma healing untuk mengurangi sedikit demi sedikit trauma yg di alami dan peran org tua juga sangat perlu untuk membangun kepercayaan diri anak tersebut,  +
2
2 +
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Mauris quis laoreet dolor. In finibus ipsum non feugiat scelerisque. Ut varius leo ipsum, eu auctor lectus hendrerit nec. Morbi mattis augue quis purus molestie pharetra. Donec in finibus magna. Ut sed tortor eu felis aliquam dapibus in vitae mauris. Duis id tincidunt neque, sed iaculis felis. Nam sodales sem enim, sit amet pellentesque arcu fermentum eget. Integer vitae interdum diam, lacinia tincidunt risus. Cras felis libero, vestibulum quis blandit in, maximus sed elit. Phasellus tristique pharetra tempus. Suspendisse vitae finibus urna. Integer vehicula erat sed felis mollis, eget iaculis dolor facilisis. Morbi eleifend ultrices risus et ultrices. Proin id nisl dapibus arcu molestie molestie. Sed molestie tristique commodo. Suspendisse aliquam aliquam fringilla. Cras sit amet volutpat justo. Phasellus sollicitudin eros fringilla sapien convallis, in accumsan nisl volutpat. Fusce mauris orci, ultrices ut nisi sit amet, elementum scelerisque dui. Curabitur tempus lobortis imperdiet. Nullam bibendum tortor vel nisl fermentum viverra.  +
A
Kekerasan seksual merupakan suatu fenomena yang sering terjadi di lingkungan kita saat ini. Tindakan ini adalah tindakan yang melanggar hak asasi manusia dan faktor utama terjadinya tindak kekerasan seksual ini adalah kurangnya sumber daya manusia. Kekerasan Seksual sendiri itu dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi kehidupan, terutama bagi korban yang mengalami tindakan tersebut. Hal ini dapat menyebabkan korban kurang percaya diri, trauma, depresi bahkan hingga bunuh diri. Oleh karena itu menurut saya, hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual di lingkungan sekitar adalah dengan melakukan kampanye tentang kekerasan seksual yang bersifat positif dan informatif. Hal ini dapat direalisasikan dengan membuat sebuah video, poster, ataupun infografis dan menyebarkannya melalui media sosial sehingga dapat lebih mudah menyebar ke berbagai pihak.  +
Pelecehan seksual adalah masalah serius yang sering terjadi di kalangan pemuda, terutama perempuan, seperti yang terjadi di Nusa Tenggara Barat. Tindak kekerasan berbasis gender ini tidak hanya mengancam fisik, tetapi juga dapat menyebabkan dampak psikologis yang mendalam bagi korban. Untuk mencegah hal ini, langkah pertama yang perlu diambil adalah edukasi. Menanamkan pemahaman sejak dini tentang pentingnya menjaga diri, mengenal batasan, dan belajar bela diri dapat membantu individu untuk lebih siap menghadapi potensi ancaman. Selain itu, komunikasi terbuka dengan teman sebaya, keluarga, atau komunitas sekitar juga sangat penting. Dengan berbicara secara terbuka, korban atau calon korban tidak akan merasa sendiri dan dapat menemukan solusi bersama. Waspada terhadap lingkungan baru dan belajar mengenal situasi sekitar juga merupakan langkah preventif yang perlu dilakukan. Mencegah kekerasan seksual dimulai dari kesadaran diri dan lingkungan yang mendukung untuk saling menjaga dan melindungi satu sama lain.  +
Saya akan memulai dari hal yang lebih dini, yaitu yang pertama, menulis artikel atau membuat video tentang akibat, penyebab, dan pencegahan mengenai kekerasan seksual disertai peringatan agar menjauhi hal hal yang berbau kekerasan seksual. Lalu di sebarkan melalui media sosial seperti Instagram, Twitter, YouTube dan yang lainnya. Yang kedua, melalui tabligh atau penyampaian dakwah melalui lisan ke beberapa orang mengenai pencegahan kekerasan seksual ini, apalagi NTB terkenal dengan Mayoritas muslim nya. Yang ketiga, meningkatkan perlindungan terhadap korban, karena ada beberapa korban yang takut melaporkan dikarenakan stigma sosial. Alhasil, korban harus dilindungi dengan bimbingan psikologis. Yang keempat, bisa juga memberikan pendidikan ke masyarakat setempat melalui sosialisasi ke sekolah sekolah sekitar dan memberikan materi tentang pencegahan kekerasan seksual.  +
Dewasa ini isu tentang kekerasan seksual marak terjadi baik verbal maupun fisik, bahkan hal ini pun sering dianggap hal yang sudah biasa dan dianggap tak penting, padahal hal ini kekerasan seksual sangatlah krusial, oleh karena itu kita khususnya sebagai pemuda harus bisa menyadari hal ini dan membuat langkah yang efisien dan relevan namun, tak jarang para pemuda takut untuk melaporkan atau bergerak melawan oknum-oknum yang tak bertanggung jawab, oleh karena itu kami menawarkan website yang bernama “ayo-lapor” website ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi setiap orang yang ingin melaporkan peristiwa yang berkaitan dengan kekerasan seksual, di mana setiap orang bisa merasa aman untuk melaporkan peristiwa tersebut tanpa harus takut akan apapun, karena website ini telah dirancang khusus dalam bentuk anonim, identitas dan masalah para pelapor tetap aman bersama kami. Oleh karena itu, tunggu apalagi ayo-lapor kepada kami, mari kita wujudkan hal kecil itu menjadi sebuah perubahan yang besar.  +
B
Kegagalan pemerintah dalam mencegah kekerasan seksual sering kali tercermin dari kurangnya kebijakan yang efektif dan penegakan hukum yang lemah. Banyak korban tidak mendapatkan keadilan karena proses hukum yang berbelit-belit dan stigma sosial yang masih kuat. Selain itu, pendidikan tentang kesetaraan gender dan hak asasi manusia masih minim, sehingga masyarakat kurang memahami pentingnya pencegahan kekerasan seksual. Pemerintah juga sering kali gagal menyediakan dukungan psikologis dan medis yang memadai bagi korban. Tanpa komitmen serius dan alokasi sumber daya yang tepat, upaya pencegahan kekerasan seksual akan terus menemui jalan buntu. Kolaborasi dengan lembaga swadaya masyarakat dan komunitas lokal perlu ditingkatkan untuk menciptakan solusi yang lebih holistik.  +
Sangat banyak upaya yang dapat di lakukan untuk mencegah kekerasan seksual. Namun, tidak semua upaya tersebut dapat dikatakan efektif. Mengapa begitu? Dapat kita lihat melalui data mengenai kekerasan seksual terhadap semua gender dan semua umur yang terinput di website Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak, yaitu sebanyak 2.435 kasus (Januari-Februari 2025). Banyaknya kasus ini membuktikan banyak pernyataan bahwa masyarakat Indonesia mendapatkan pendidikan moral yang kurang cukup atau mungkin juga masyarakat Indonesia melupakan pentingnya pendidikan moral yang telah mereka pelajari. Menurut saya edukasi lewat suatu sosialisasi/seminar saja tidak cukup. Maksudnya tidak cukup adalah apabila sosialisasi tersebut hanya dilakukan kepada anak-anak saja, melainkan juga untuk orang tua. Karena, orang tua merupakan sumber edukasi utama bagi anak-anak. Semoga setuju dengan pendapat saya yaa.  +
C
Mencegah kekerasan seksual pada remaja membutuhkan upaya bersama dari individu, keluarga, komunitas, dan pemerintah. Langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah adanya kekerasan seksual pada remaja: 1. Edukasi dan kesadaran kepada masyarakat. •Memberikan pemahaman tentang kekerasan seksual, persetujuan dan bentuk-bentuk pelecehan. •Mengajarkan pendidikan seksual yang sehat kepada anak-anak dan remaja sesuai usia. •Meningkatkan kesadaran melalui kampanye di sekolah, tempat kerja, dan komunitas. 2. Menciptakan lingkungan yang aman, damai dan tentram. •Memastikan tempat umum dan sekolah memiliki kebijakan anti-kekerasan seksual karena jika diberikan pelajaran tentang kekerasan seksual dari sekarang maka remaja dapat mencegah dan waspada. •Menyediakan penerangan yang cukup di jalan umum dan area rawan karena jika lingkungan sekitar cenderung gelap dan sunyi itu dapat membuat para pelaku dapat melakukan kekerasan seksual dengan mudah. 3. Membangun budaya sosial dan saling peduli. •Mengajarkan untuk tidak menormalisasi pelecehan atau candaan seksual. •Mendorong keberanian untuk berbicara atau melaporkan jika melihat atau mengalami kekerasan seksual. •Melatih cara merespons atau membantu korban dengan aman dan mendukung para korban yang mengalami kekerasan seksual. 4. Memperkuat hukum dan kebijakan dalam kekerasan seksual. •Mendorong implementasi hukum yang tegas terhadap pelaku kekerasan seksual. •Menyediakan mekanisme pelaporan yang aman dan mudah diakses oleh korban. •Melibatkan aparat hukum untuk bertindak cepat dalam menangani kasus kekerasan seksual. 5. Mendukung korban kekerasan seksual. •Menyediakan layanan konseling dan rehabilitasi bagi korban agar tidak mengalami depresi. •Menghapus stigma terhadap korban kekerasan seksual agar mereka berani melaporkan tentang kekerasan seksual. •Membangun komunitas pendukung bagi penyintas agar mereka mendapatkan keadilan dan pemulihan. Tindakan pencegahan diatas dapat diterapkan mulai dari lingkungan keluarga hingga ke masyarakat yang lebih luas. Dengan kesadaran dan kerja sama yang baik, kekerasan seksual bisa dicegah agar kekerasan seksual tidak menyebarluas diluar sana. AYO LAWAN JIKA ADA SESEORANG YANG AKAN MELAKUKAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANDA DAN HARUS BERANI MELAPORKAN KE PIHAK YANG BERWAJIB!!  
Hingga Juli 2024, Polda NTB telah menangani 72 kasus kekerasan, dengan 47 di antaranya merupakan kekerasan seksual. Angka ini menegaskan bahwa remaja adalah kelompok yang rentan terhadap ancaman kekerasan seksual yang masih mengintai. Dengan banyaknya kasus kekerasan seksual, pencegahan harus dimulai sejak dini, salah satunya melalui pendidik sebaya. Pendidik sebaya adalah remaja yang telah dilatih untuk memberikan informasi, khususnya mengenai kekerasan seksual bagi teman sebaya. Selain mengedukasi teman sebaya, mereka dapat menjadi penghubung antara korban dan pihak berwenang untuk melaporkan kasus yang terjadi. Selain itu, bergabung dalam komunitas yang menyuarakan isu kekerasan juga menjadi salah satu upaya memperluas pemahaman terkait kekerasan seksual. Penting bagi kita untuk menyadari jika kita mengalaminya. Melalui pendidik sebaya dan komunitas yang menyuarakan isu kekerasan, kekerasan seksual dapat kita cegah. Jika kita tidak bersuara hari ini, siapa yang akan bersuara esok?  +
Maraknya kekerasan seksual yang terjadi saat ini perlu menjadi atensi kita semua. Oleh karena itu, mencegahnya agar tidak terjadi merupakan tanggung jawab kita, salah satunya dengan bergabung ke dalam komunitas yang bergerak dalam bidang pemenuhan hak-hak perempuan dan anak, misalnya GenRe. Melalui komunitas ini, kita dapat terjun langsung memberi dampak nyata seperti edukasi pencegahan kekerasan seksual. Selain itu, komunitas ini juga aktif menyuarakan isu penting lain seperti pernikahan usia anak dan narkotika. Terlibat aktif dalam komunitas ini secara tidak langsung membuat kita turut serta menjaga masa depan generasi penerus bangsa yang lebih cerah.  +
Mengontrol diri  +
Menurut saya, dalam menanggapi masalah kekerasan seksual ini, sebaiknya, kita sebagai perempuan harus menjaga diri dari lawan jenis karena pada zaman sekarang banyak sekali yang melakukan kekerasan seksual sehingga yang merugikan adalah perempuan sendiri. Kemudian seharusnya diberikan pendidikan dini mengenai kekerasan seksual agar mereka mengetahui terlebih dahulu. Terakhir adalah menghindari teman yang berperilaku negatif atau mengajak dalam hal ke lingkungan yang tidak baik karena sangat berpengaruh pada lingkungannya.  +
Untuk "mencegah" kekerasan seksual, kita harus mengontrol pelaku potensial. Catat bahwa semua orang adalah pelaku potensial, termasuk kita, tanpa mengecualikan jenis kelamin. Dan korban potensialnya juga sama: semua orang! Tapi, kok bisa? Sepanjang sejarah, akar sebab dari kekerasan seksual sangat berkorelasi dengan banyaknya orang yang percaya bahwa gender tertentu; kerap kali yang lebih feminin, pantas mendapatkan pendekatan seksual tanpa alasan, bahkan tanpa persetujuan. Kita harus lebih menghormati batas-batas orang.  +